HYPNO LEADER

2 03 2011

by : Paman Sayur

A. Pengertian Hypno

Secara realita, penggunaan hypno (oleh pelaku kejahatan) sering di arahkan pada hal-hal yang negatif dan yang bersifat mencelakakan orang lain, atau sering pula dapat menguasai orang lain yang sementara orang yang bersangkutan tidak sadar kalau ia sendiri kena hypno tersebut.

Orang yang sudah terhypno, akan bertindak dan berbuat dilaur jangkauan akal sehat, bahkan akal sehatnya tidak dapat berfungsi secara normal. Kalau sudah demikian, timbul pertanyaan, apa itu hypno ?

Hypno atau hypnosis berasal dari kata ”hypnos” yang merupakan nama dewa tidur dari Yunani. Kata ”hypnosis” pertama kali kenalkan oleh James Braid (1795-1860) seorang dokter yang berkebangsaan Inggeris, waktu itu hypnosis diperkenalkan dengan nama Mesmerism / magnetism.

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini:

1.      Hipnotis  =  (di Indonesiakan) menyebabkan tidur, kekuatan ilmu sihir, keadaan hipnose; ahli hipnosis (pengobatan dengan menidurkan memakai ilmu sihir), gila tidur, tidur karena kekuatan ilmu sihir.

2.      Hipnotisme  =  ilmu sihir, ilmu hipnotis. (Farid Hamid (tth) Kamus Ilmiah Populer Lengkap, hal. 195).

3.      Hypnosis adalah teknik /praktik dalam mempengaruhi orang lain untuk masuk ke dalam kondisi trance hypnosis.

4.      Hypnosis adalah suatu kondisi dimana perhatian menjadi sangat terpusat sehingga tingkat sugestibilitas (daya terima saran meningkat sangat tinggi.

5.      Hypnosis adalah seni komunikasi untuk mempengaruhi seseorang atau orang lain sehingga mengubah tingkat kesadarannya. Dicapai dengan cara menurunkan gelombang otak dari Bethaa menjadi Alpha dan Theta.

6.      Hipnosis adalah seni komunikasi untuk mengeksplorasi alam bawah sadar.

7.      Hipnosis adalah kondisi diluar kesadaran yang meningkat.

Menurut U.S Departemen of Education, Human Service Division, Hipnosis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar diikuti dengan diterimanya suatu pemikiran atau sugesti.

B. Pengertian Hypno Leader

Hypnoleader adalah perpaduan memimpin yang melibatkan pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Hypnoleader merupakan perpaduan dua kata yakni ”hypnosis” yang berarti mensugeti atau ”menidurkan”, dan ”leader” yang berarti pemimpin. Sehingga dapat diartikan bahwa hypnoleader sebenarnya adalah ”menghipnotis / mensugesti / menidurkan” orang yang dipimpinnya agar menjadi menurut dan mengikuti serta melaksanakan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama di dalam suatu lembaga, organisasi, perkumpulan (dan apa saja namanya) untuk mencapai tujuan atau cita-cita yang sudah dibuat secara komitmen.

Hypnoleader merupakan cara memimpin yang unik, kreatif sekaligus imajinatif. Sebelum pekerjaan dilaksanakan oleh koleganya, ia sudah mengkondisikan untuk siap bekerja. Segala persyaratan untuk melakukan pekerjaan sudah fit dan hasilnya akan maksimal, anak buah bekerja dalam keadaan fresh. Emosional dan psikologis mereka pun juga tidak luput dari perhatian, serta suasana kerja dibuat menyenangkan. Tak kalah pentingnya, pemimpin dituntut stabil baik secara emosi maupun psikologis. Pemimpin juga memiliki cara agar senantiasa fresh dan siap memimpin, karena pemimpin akan menelorkan virus luar biasa yang menular kepada seluruh kolega di institusinya.

C. Manfaat Hypnosis.

Dalam sejarahnya, pada tahun 1955, British Medical Asociation (BMC) menyatakan bahwa hypnosis layak digunakan untuk mengobati hysteria dan digunakan sebagai anesthesia (mengurangi rasa sakit). Pada tahun 2001, Professional Affairs Broard of the British Psychological Soceity menyatakan bahwa hypnosis dapat mengurangi kecemasan, stress dan masalah psikilogis lainnya. Dalam perkembangannya, hypnosis sangat membantu dalam mengembangkan performa diri dan proses belajar mengajar.

Dalam sebuah jurnal di Newsscientit.com, John Gruzelier, seorang psikolog dari Imperial College di London melakukan riset menggunakan Fmri, sebuah alat untuk mengetahui aktivitas otak, dia menemukan bahwa seseorang yang berada dalam keadaan terhypnotis, aktivitas di dalam otaknya meningkat. Khususnya di bagian otak yang berpengaruh terhadap proses berpikir tingkat tinggi dan prilaku. Dia menyebutkan bahwa manusia mampu melakukan hal-hal yang dia sendiri tidak berani memimpinnya. Sehingga hypnosis sangat berdampak dalam memotivasi dan meningkatkan kinerja. Dalam proses kepemimpinan, hypnosis juga baik untuk memotivasi meningkatkan konsentrasi, kepercayaan, disiplin, dan keorganisasian. Keterampilan tersebut dapat meningkat dengan pasti melalui terapi hypnosis.

D. Pendekatan Kejiwaan Tentang Hypnosis

Secara alami dan sunnatullah, setiap manusia senantiasa menggunakan 2 pikiran dalam aktivitasnya, yaitu pikiran sadar (concious Min) dan pikiran bawah sadar (sub Concious Mind). Pikiran sadar berfungsi sebagai bagian pikiran analitis, rasional, kekuatan kehendak, faktor kritis, dan memori jangka pendek, hal ini pula seringkali disetarakan dengan otak kiri (left brain). Sedangkan pikiran bawah sadar (sub concious Mind) berfungsi dalam menyimpan memori jangka panjang, emosi, kebiasaan, dan intuisi, hal ini pula seringkali disetarakan dengan otak kanan (right brain). Kedua bagian pikiran berisi program-program yang berdampak kepada tindakan dan perilaku. Semua program ini begitu dinamis dan senantiasa berubah seiring dengan tindakan dan perilaku yang terjadi. Dinamika program ini terkait dengan input atau sugesti yang masuk baik secara langsung maupun tidak langsung, baik berupa verbal maupun non verbal melalui ke 5 panca indera.

Seperti halnya bekerja yang merupakan sebuah tindakan dan perilaku, perlu mendapat input/sugesti yang baru untuk mengubah makna bekerja di dalam otak para pekerja. Sehingga bekerja menjadi sesuatu yang menyenangkan, mengasyikan dan menjadi proses berkesinambungan yang dibutuhkan.

E. Membangun Imajenasi Melalui Persepsi Dalam Dunia Kerja

Manusia adalah makhluk responsif artinya manusia akan merespon terhadap apa yang terjadi disekelilingnya. Dia akan merespon terhadap informasi yang ia tangkap dan masuk ke dalam dirinya. Bisa kita bayangkan jika yang ada dalam diri para pekerja adalah rasa bosan, lelah bahkan bete, maka mereka akan merespon dengan semangat yang tidak menyenangkan. Tentu dari input yang diberikan oleh pekerja tersebut, kita akan merespon secara negatif.

Respon positif atau negatif yang diberikan oleh kita sendiri sebagai pemimpin maupun kolega kita semua berlangsung secara otomatis dari program yang ada di dalam otak. Program itu menjadi dasar sebuah respon yang akan ditimbulkannya. Program itu aadalah persepsi, persepsi yang kemudian disebut dengan cara pandang atau pola pikir yang selanjutnya menghasilkan respon. Jadi setiap respon yang dihasilkan adalah hasil dari persepsi atau program yang dimilikinya.

Persepsi menjadi awal yang baik atau merusak, karena persepsi adalah faktor dominan yang mendasari tindakan dan perilaku. Semua bergantung pada  persepsi yang ada dalam otak sang pemimpin dan yang dipimpin. Sehingga hal terpenting sekarang adalah mengubah persepsi itu sehingga yang timbul adalah persepsi positif yang mendukung kegiatan di lingkungan institusi tempat ia bekerja.

Kalau kita lihat persepsi itu sendiri tidak muncul dengan sendirinya, namun ia terbentuk oleh beberapaa faktor antara lain:

a.       Oleh pengalaman empiris atau pengalaman yang murni dialami seseorang.

b.      Oleh pengalaman induktif atau pengalaman yang tidak langsung dialami, tetapi membawa dampak kepada persepsi orang.

c.       Oleh self talk atau ucapan-ucapan yang baik dengan sadar ataupun tanpa sadar yang kita ucapkan pada diri kita selaku pemimpin

Menurut Deep Chopra mengatakan bahwa hampir setiap hari kita melakukan self talk mencapai 10.000 kali dan sebagian besar self talk itu adalah berisi hal-hal yang negatif. Self talk merupakan pemograman yang tidak disadari, berulang-ulang setiap hari dan membentuk belief system dalam diri kita yang kemudian membentuk persepsi terhadap orang yang kita pimpin.

Pikiran bawah sadar adalah tempat tersimpannya keyakinan dan jati diri yang terbentuk dan terakumulasi semenjak seseorang lahir. Dari sinilah terbentuk persepsi terhadap suatu informasi subjektif yang masuk. Ketika informasi itu telah menjadi persepsi  dia maka keyakinan dan jati diripun bertambah.

Melalui hypnoleader, proses memimpin yang dinamis untuk mencapai hasil terbaik dalam pekerjaan. Dengan hypnoleader, persepsi diubah dengan cepat, karena langsung ke dalam pikiran bawah sadar pemimpin maupun koleganya. Sehingga proses kepemimpinan dapat berjalan lebih cepat dari biasanya (termotivasi, semangat dan antusias dalam bekerja).

Untuk mengubah persepsi menjadi positif, diperlukan upaya kedua belah pihak. Adapun yang paling utama untuk berubah adalah kita sebagai pemimpin. Sebelum kita mengubah persepsi kolega kita, kita perlu mengubah persepsi kita sebagai pemimpin kepada orang yang dipimpin.

Adapun tahapan mengubah persepsi tersebut adalah:

a.       Minimalkan / kosongkan pikiran-pikiran yang tidak baik yang melekat pada mental.

b.      Program diri, mau apa yang ingin dituju

c.       Visualisasi, gambarkan di dalam pikiran dan persepsi tujuan tersebut.

Dimanapun dan kapanpun, kita selalu bereaksi terhadap segala sesuatu yang terjadi di hadapan kita atau apapun yang kita rasakan dan kita dengar. Sehingga bagi kita sebagai seorang pemimpin, hal itu adalah satu kesempatan untuk menanamkan ikatan emosional guna mengubah persepsi.

Adapun bentuk-bentuk ikatan emosional yang dapat mengubah persepsi adalah:

a.       Antusias Memiliki rasa ingin tau, rasa terbuka, kehangatan dan semangat). Menurut Dr. Eckhar Hess seorang ahli  pupillometry, untuk menjadi antusias hanya cukup dengan tersenyum dan terjadi pembesaran bola mata, maka seseorang terlihat antusias.

b.      Timbulkan perhatian, seperti:

1.      Verbal (setelah memuji tidak boleh sedikitpun terlibat pembicaraan/ pergi meninggalkan tempat itu).

2.      Minta tolong (tidak segan-segan meminta tolong, dengan meminta tolong membuat kolega kerja kita memiliki komitmen untuk senantiasa membantu kita. Maka sebagai pemimpin dapat meminta mereka untuk berkomitmen yang lebih besar lagi. Sudah barang tentu diakhiri dengan kata / ucapan terima kasih).

3.      Memberikan pertolongan kepada siapa saja yang membutuhkannya.

F. Kiat Menggali Potensi Kerja Dengan Hypno Leader.

Untuk menggali berbagai potensi yang ada pada orang lain melalui hypnoleader adalah:

1. Kekuatan Imajinasi dan Sugesti

Semua tindakan yang dilakukan pekerja dimulai dari pikirannya. Pikiranlah yang membelenggu semua potensi pekerja. Salah satu cara untuk membuka akses sehingga dari belenggu adalah dengan menonaktifkan pikiran sadar. Cara yang paling mudah dan sederhana untuk menonaktifkan pikiran sadar dan mengaktifkan pikiran bawah sadar adalah dengan imajinasi. Imajinasi adalah menciptakan gambaran di pikiran. Di dalam pikiran bekerja lebih luas daripada biasanya. Dengan imajinasi pekerja dapat melakukan apapun tanpa batas. Otak tidak dapat membedakan antara imajinasi dengan kenyataan.

Sugesti adalah suatu rangkaian kata-kata dan kalimat yang disampaikan dengan cara dan dalam situasi tertentu sehingga dapat memberikan pengaruh bagi yang mendengar sesuai dengan maksud dan tujuannya. Sugesti bagaikan sebuah nasehat yang diberian untuk membuat orang yang mendengarnya melaksanakan sugesti tersebut. Jika sugesti tersebut diberikan dalam keadaan pikiran sadar yang aktif maka memungkinkan untuk diterima sangat kecil. Tentu saja karena ini disebabkan bahwa dalam keadaan sadar, setiap individu akan kritis dan analisis. Namun berbeda jika pikiran bawah sadar yang aktif, maka sugesti akan memiliki kemungkinan besar untuk diterima sebagai pemikiran seseorang yang mendengarnya.

Sejatinya imajinasi dan sugesti senantiasa digunakan oleh sang pemimpin dan dilakukan dengan siapapun.

2. Pertanyakan dengan to the point

Dalam membentuk sebuah pertanyaan yang membangkitkan potensi pekerja dibutuhkan formulasi khusus. Dengan formulasi khusus, pertanyaan akan mampu membangun proses pembelajaran, memberikan solusi, meningkatkan potensi, dan mengarahkan kepada hal yang dapat menjadikan mereka menjadi luar biasa. Pertanyaan dengan to the point membuat para pekerja bergairah untuk menjawab dan mengandung kekuatan yang luar bisas yang dapat membangkitkan potensi luar biasa di dalam diri pekerja.

3. Ajarkan dan Partisipasi

Pemimpin berupaya melibatkan sebanyak mungkin orang dalam prosesnya dan bergerak maju dengan mereka yang sudah siap. Dan ia organisir mereka dalam kelompok-kelompok alami berdasarkan hubungan.

4. Pendelagasian

Pemimpin dibenarkan untuk melimpahkan kewenangan yang dimilikinya kepada bawahannya (yang tidak prinsip) sepanjang bawahannya tersebut dapat dipercaya oleh pimpinan.

5. Puji dan Rayakan

Cara termudah untuk membuat pekerja mencapai prosentasi 90% dan paham tentang pekerjaannya masing-masing adalah mereka sendiri yang menyampaikan tentang pekerjaannya. Dengan mengajarkan maka mereka melakukan proses mengingat, mengatakan, mendengar, memahami dan selanjutnya melakukannya. Apalagi jika setelah mengajarkan, mereka menerima pujian dari teman dekatnya, maka proses pemahaman akan berproses dengan sangat cepat di dalam otaknya, proses pemahaman tersebut menjadi lebih kuat dan dalam. Jika semua hal itu dilakukan dengan cara yang dengan kecepatan lebih cepat daripada biasanya, maka berikan pujian setelah mendengarkan penjelasan.

6. Perintah berdiskon dan berbonus dalam memberikan tugas.

7. Debet Tabungan (hemat dalam penggunaan) perhatian

8. Reward dan penalty

G. Kesimpulan

Hypnoleader memberikan cara-cara super mudah untuk dipraktikan, sebagai langkah awal hanya dengan mengubah persepsi subjektif pekerja kepada kita dan juga persepsi subjektif kita sebagai pemimpin. Langkah tersebut akan membangkitkan innermotivationnya secara otomatis sehingga pekerja akan senantiasa antusias memperha-tikan, bersemangat dalam melaksanakan tugas yang didelegasikan, dan ketika diberi hukuman dalam bekerja mereka malah berterima kasih, ini dikarenakan mereka melihat kita sebagai pemimpin secara positif. Ini akan menjadikan mereka suatu pembelajar sejati.

H. Referensi

Triwidia, Novian, Jaya (2010) Hypno Teaching, Bukan Sekedar mengajar, Penerbit D-Brain, Bandung, Jawa Barat.

Susanto A.B, Kardi Koesnaardi (2003) Quantum Leadership: Kepemimpinan Dalam Dunia Bisnis dan Militer, Penerbit  PT. Grasindo, Jakarta.

Htt://www.the-hypnotic-leadership.htm.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: